Instrument Landing System: Aircraft Autolanding

Sedikit keluar dari ranah komputerisasi pada umumnya, tetapi masih ada kaitannya dengan interest dan cita-cita saya (curcol -haha) inilah dia masalah tentang kedirgantaraan lebih spesifiknya pesawat terbang. Kenapa bisa sampai masuk di blog ini juga karena ternyata masih ada kaitan dengan teknologi sistem komputerisasi. Pada pesawat terbang modern, sistem navigasi pada kokpitnya sudah dilengkapi dengan perangkat canggih sehingga jika dilakukan setting pada instrumen navigasi, kemudian pilot mengaktifkan master switch “autopilot” dan… semua bekerja secara otomatis. Makanya jangan panik kalau liat kedua pilotnya keluar dari kokpit, yang satu ke WC yang satunya lagi ngopi2.  “Jadi siapa yang ngendaliin pesawat?? OMG we’ll falling down to earth.. Oh God forgive me… mom.. i love you..” hahaha. Selain ngebahas sedikit masalah komputerisasi pada navigasi pesawat, saya juga ingin menyindir film-film tentang pesawat by hollywood yang ceritanya pesawatnya dibajak, terus 2 pilotnya mati ketembak eh tinggal pramugarinya mendaratin pesawat secara manual. Padahal ‘kan bisa pake bantuan ILS. Ya gak? Iya kan?? Krik krik krik…

Continue reading “Instrument Landing System: Aircraft Autolanding”

Buffer Overflow dan Root Shell

Dengan teknik buffer overflow bisa terjadi efek domino atau efek lanjutan yang bisa jauh lebih berbahaya. Di salah satu posting blog ini telah dijelaskan bagaimana cara memanfaatkan vulnerability sebuah program dan pada akhirnya bisa menghasilkan sebuah shell. Pada posting kali ini akan dijelaskan salah satu spot menarik untuk kita mendapatkan shell root, bukan sekedar shell user dengan privilege terbatas.

Continue reading “Buffer Overflow dan Root Shell”

Buffer Overflow (Very) Basic Example

Sepertinya kurang lengkap kemarin saya nulis artikel tentang membuat shellcode tanpa tau bigimana manfaatin shellcodenya hehe. Pada kesempatan kali ini saya akan menjelaskan contoh real bagaimana manfaatin shellcode itu dengan memanfaatkan bug sebuah program. Untuk teori buffer overflownya tidak akan dijelaskan secara detail lagi disini, rencananya saya cuma pengen nulis dan capture hasil nya aja tanpa basa basi heheh. Jadi diharapkan pembaca sudah mengetahui pembagian (segmentasi) memori, register-register processor, dan shellcode. Baiklah kita mulai saja men-demokan apa kah itu buffer overflow…

Continue reading “Buffer Overflow (Very) Basic Example”

Bermain Shellcode

Oke di postingan kali ini, mari kita sedikit review tentang apa itu shellcode dan kenapa formatnya aneh gak terbaca seperti itu (ini contoh potongan shellcode: \xeb\x19\x31\xc0). Gara-gara ngebuka halaman shellcode exploit-db jadi kepikiran untuk ngebuat postingan ini hehe. Nah sebenarnya apa itu shellcode dan kenapa format stringnya geje seperti itu akan dibahas secara gamblang ala saya disini haha. Gak usah takut bacanya, karena penulis bahasanya sangat tidak formil jadi mestinya bisa mudah dimengerti ahahah…

Continue reading “Bermain Shellcode”

Hacking Anatomy (Plus Real Hacking Example)

Dalam melakukan hacking tentu ada langkah-langkah yang kita lakukan. Sebenarnya langkah-langkah itu adalah anatomi kita dalam melakukan hacking dan masing-masing memiliki tujuan tersendiri sehingga dengan tercapainya mini-goal tersebut, kita bisa maju ke langkah selanjutnya. Tetapi supaya tidak bosan baca teori anatomi hackingnya, di post ini juga akan diberikan contoh real hacking nya tentu saja yang sudah dibagi-bagi per stage anatominya.

Continue reading “Hacking Anatomy (Plus Real Hacking Example)”