4 Tips Mencegah Miskomunikasi lewat Ponsel

Pernah tidak kamu mengalami hari yang kurang menyenangkan karena masalah komunikasi yang tiba-tiba terjadi. Persoalan utamanya adalah apa yang hendak kamu sampaikan ditafsirkan berbeda oleh sang penerima pesan. Alhasil, pesan yang diterima bisa jadi membuat miskomunikasi yang sangat dapat merusak pertemanan maupun hubungan formalmu dengan sang penerima pesan.

Masalah miskomunikasi rentan terjadi khususnya kepada orang-orang yang tidak berbicara langsung alias memanfaatkan media lain untuk melakukan interaksi. Di zaman teknologi yang sudah maju seperti saat ini, tidak mengheran komunikasi tanpa tatap muka terjadi. Kehadiran ponsel pintar semakin mendukung pola komunikasi melalui gadget karena kamu bisa berbicara melalui layanan pesan instan ataupun aplikasi-aplikasi, selain telepon reguler tentunya.

Continue reading “4 Tips Mencegah Miskomunikasi lewat Ponsel”

Digital Forensic, Menggali Informasi yang Ada di Memory dengan Volatility

Agar sebuah sistem operasi (OS) dapat bekerja, salah satu mekanisme yang diperlukan adalah adanya proses service/program yang mendukung running nya sebuah OS yang disimpan di memori. Data/informasi yang ada di memori dalam istilah forensik termasuk data volatile, yang berarti informasi tersebut tidak akan permanen berada di memori, tidak seperti data yang disimpan di HDD dan USB drive. Yang termasuk data volatil misalnya process yang sedang running, koneksi yang sedang berlangsung, jumlah memori yang digunakan saat ini, file yang sedang diakses oleh sebuah program saat itu, DLL yang diload oleh sebuah process, dsb. Data-data yang saya sebutkan ini akan hilang & tidak valid lagi jika komputer saya restart dan memori di flush ulang saat proses boot (listrik mati/tidak ada arus listrik sementara).

Continue reading “Digital Forensic, Menggali Informasi yang Ada di Memory dengan Volatility”

Web Hacking Tutorial & Lab (Do It Yourself!)

Di kesempatan lalu, saya pernah posting di blog ini tentang tutorial Hacking Anatomy (Plus Real Hacking Example). Untuk kesempatan kali ini saya akan posting studi kasus security hole di layer aplikasi yang dapat berimplikasi terhadap keamanan OS server nya. Sudah berapa lama ingin posting di blog tentang lanjutan cerita exploitasi, tapi selalu saja tidak sempat hahaha. Jadi, jika posting tutorial sebelumnya lebih ke exploitasi bug pada server, sekarang saatnya explorasi di layer aplikasi hehehe.

Continue reading “Web Hacking Tutorial & Lab (Do It Yourself!)”

Linux DNS Bind RPZ (Response Policy Zone)

Saat ini semakin banyak malware yang melakukan penetrasi hingga bisa menginfeksi sistem dengan cara yang advanced dan evasif. Sudah bukan hal baru lagi malware yang melakukan infeksi sistem secara terpecah-pecah (batch) agar lolos dari signature anti virus. Umumnya dengan Dropper atau Downloader yaitu sebuah binary kecil yang kemudian akan melakukan download part virus/malware lainnya hingga pada akhirnya dapat menjadi 1 binary malware yang utuh dan berfungsi maksimal. Untuk download part-part tersebut, diperlukan koneksi ke C&C (command and control) server pembuat malwarenya, dengan connect ke suatu domain tertentu.

Continue reading “Linux DNS Bind RPZ (Response Policy Zone)”

Indonesia Tanpa Google?

Saya semalam browsing-browsing ringan buka situs detik, dan kaget membaca sebuah headline berita terkait keinginan suatu organisasi untuk push Indonesia mengeluarkan kebijakan memblokir layanan Google dan Youtube karena banyak mengandung konten pornografi, katanya… Spontan saya tertawa dan jadi “hiboeran rakjat” malem-malem. Mungkin ini baru wacana tetapi ide “gila” ini tentu saja bakal outstanding bagi kalangan IT enthusiast seperti saya.

Continue reading “Indonesia Tanpa Google?”

Melawan Spoof dan SPAM dengan SPF (Sender Policy Framework)

Dalam konteks keamanan informasi dari perspektif penyerang, seorang hacker pasti akan melakukan berbagai cara untuk mendapatkan “si target”-nya (baca juga postingan: Hacking Anatomy). Untuk skenario khusus pada si target, katakanlah prosedur keamanan si target yang sudah comply dengan standar keamanan, teknologi keamanan perimeter (misalnya: firewall, IPS, antivirus) yang berlapis, maka salah satu celah keamanan yang bisa dimanfaatkan hacker adalah “the weakest chain in information security”, yaitu manusia.

Continue reading “Melawan Spoof dan SPAM dengan SPF (Sender Policy Framework)”

Sony Pictures Hack (Brief Technical Analysis)

Beberapa waktu lalu saya sempat melakukan presentasi tentang kemungkinan cara Sony Pictures di-hack. Presentasi ini saya buat berdasarkan fakta berita yang sudah saya research dan gali di internet dan tinggal dituangkan ke dalam presentasi MS Power Point dilengkapi dengan animasi attack flow-nya. Setelah presentasi itu selesai, saya kepikiran untuk share aja filenya untuk pengetahuan bersama. Silahkan diunduh dan diambil hikmahnya dari kejadian Sony Pictures Entertainment kemarin hehe. Semoga bermanfaat. Keep aware of upcoming internet threat, hehe…

Continue reading “Sony Pictures Hack (Brief Technical Analysis)”

Belajar Mengatasi Masalah Koneksi Internet Jilid 2

Sudah beberapa hari ini koneksi wifi kosan saya enggak bangets. Koneksi ke beberapa situs populer sebut saja facebook.com, twitter.com tidak bisa diakses dari kosan saya ini. Ada sih beberapa website yang bisa dibuka, seperti: kaskus, detik.com, youtube.com (FYI aja untuk youtube, streamingnya lancar jaya! -darisini dapat disimpulakan sedikit bahwa ini bukan masalah koneksi yang lemot ya!), dan juga situs tibandung.com ini termasuk situs yang bisa dibuka. Ini jelas aneh. Btw kosan saya menggunakan layanan provider First Media. Posting ini adalah posting lanjutan untuk teman-teman yang ingin melakukan pengecekan lebih jauh terhadap koneksi internetnya. Posting sebelumnya bisa dibaca disni.

Continue reading “Belajar Mengatasi Masalah Koneksi Internet Jilid 2”

Install Google Chrome di Slackware 13.37

Sebenarnya ga ada yang spesial dari instalasi browser andalan google ini pada Slackware 13.37. Hanya saja, karena versi Google Chrome yang disupport Slackware 13.37 paling mentok di versi 20, ketika saya “paksa” upgrade ke versi terbaru (pada saat tulisan ini dibuat Chrome terbaru adalah versi 34 -red) aplikasi tidak dapat run karena membutuhkan Glibc versi terbaru. Pada Slackware 13.37, modul glibc mentok untuk GLIBCXX_3.4.14, sedangkan Chrome terbaru membutuhkan GLIBCXX_3.4.15. Saya kekeuh hanya ingin menggunakan Chrome versi terbaru sehingga saya melakukan langkah-langkah pada postingan ini agar Chrome 34 yang seharusnya hanya jalan di Slackware 14.x bisa jalan di Slackware 13.37. Kenapa saya kekeuh tetap hanya ingin menjalankan Chrome versi terbaru itu? Silakan baca post berikut ini hahaha…

Continue reading “Install Google Chrome di Slackware 13.37”

Open Mail Relay Pada pnsmail.go.id?

Mulai awal Januari 2014, pemerintah mewajibkan seluruh PNS (pegawai negeri sipil) untuk menggunakan email xxxx@pnsmail.go.id. Walau saya bukan PNS, saya tiba-tiba ingin melakukan sedikit assessment kecil pada mail server nya. Hanya ingin mengetahui saja apakah server nya sama dengan cerita saya di mail server DPR kemarin hehe. Saya rasa ini bukan untuk tujuan tidak baik. Justeru kalau bisa ditemukan kelemahan di mailserver pnsmail, saya bisa (setidaknya) membantu memberi informasi kepada sysadmin nya. Kalau bukan kita, siapa lagi yang peduli dengan keamanan infrastruktur negara kita sendiri? Seperti contoh sebelumnya di mail server DPR, bayangkan saja kalau mail server nya “open relay”, kemudian saya melakukan spoof pengiriman email dari angelina.sondakh@dpr.go.id ke anas.urbaningrum@dpr.go.id dengan isi pesan “I love you”? ‘Kan ini bisa menjadi fitnah. Padahal boro2 Mbak Angie suka sama Mas Anas (mungkin) haha.

Continue reading “Open Mail Relay Pada pnsmail.go.id?”